ZAINALGANTENG
NasionalNews

Wali Kota Jakarta Barat Dampingi Wagub DKI Tinjau Persiapan Imlek 2026

×

Wali Kota Jakarta Barat Dampingi Wagub DKI Tinjau Persiapan Imlek 2026

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Jakarta Barat Dampingi Wagub DKI Tinjau Persiapan Imlek 2026

Loading

 

ZAINALGANTENG

JAKARTA, TEGAKNEWS.COM — Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno didampingi Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah bersama unsur Forkopimko dan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta meninjau kawasan Pecinan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Selasa (20/1/2026).

Peninjauan diawali dari gerbang Jalan Pancoran. Di sepanjang ruas jalan tersebut, terdapat sekitar 39 stan bazar pedagang pernak-pernik dan aksesori Imlek yang telah beroperasi sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Jalan Petak IX. Di lokasi tersebut, Rano Karno dan jajaran menyempatkan diri mengunjungi Wihara Dharma Bhakti untuk melihat secara langsung kesiapan tempat ibadah menjelang perayaan Imlek.

Kegiatan peninjauan diakhiri di Gedung Candra Naya, Jalan Gajah Mada. Kedatangan Wakil Gubernur dan rombongan disambut dengan pertunjukan barongsai.

Dalam kesempatan tersebut, Rano Karno menegaskan bahwa persiapan perayaan Imlek harus dilakukan secara matang, mengingat tingginya aktivitas masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke kawasan Glodok saat perayaan berlangsung.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dibenahi, terutama terkait penataan parkir kendaraan dan kawasan niaga Glodok. Menurutnya, penataan tersebut akan dilakukan setelah proyek revitalisasi kawasan Kota Tua selesai.

“Jika penataan sudah dilakukan, kawasan Glodok dan Kota Tua akan menjadi magnet ekonomi ke depan, terlebih dengan dukungan integrasi transportasi umum melalui konsep Transit Oriented Development (TOD),” ujarnya.

Rano Karno juga mendorong pemanfaatan bangunan-bangunan tua di kawasan Glodok sebagai penginapan wisata. Ia optimistis, dengan penataan yang menyeluruh, kawasan Kota Tua dan Glodok mampu bersaing dengan destinasi wisata internasional seperti Malaka di Malaysia.

(Zainal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *