ZAINALGANTENG
DaerahHukum

Sopir Truk Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rest Area Serang KM 68 A

×

Sopir Truk Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rest Area Serang KM 68 A

Sebarkan artikel ini
Seorang sopir truk bernomor polisi BE 8105 ZX bernama Adi Ramdani (25), warga asal Bengkulu, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung

Loading

SERANG, TegakNews.com – Seorang sopir truk bernomor polisi BE 8105 ZX bernama Adi Ramdani (25), warga asal Bengkulu, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bak truknya di Rest Area Bogeg, Serang KM 68 A, Minggu (1/2/2026) pagi.

ZAINALGANTENG

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan (sekuriti) rest area sekitar pukul 07.00 WIB saat melakukan pengecekan rutin di area parkir.

Kapolsek Cipocok Jaya, AKP Juwandi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, jasad korban ditemukan oleh petugas keamanan yang curiga melihat kondisi truk korban.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 07.00 WIB oleh petugas keamanan rest area,” ujar AKP Juwandi, dikutip dari Radar Banten.

Saat kejadian, kernet truk diketahui masih tertidur di dalam kabin kendaraan dan baru menyadari peristiwa tersebut setelah diberi tahu oleh petugas keamanan.

“Sekuriti kemudian membangunkan kernet yang saat itu masih berada di dalam kabin,” katanya.

Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga berkoordinasi dengan tim forensik dari RS Bhayangkara Polda Banten guna proses evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

“Setelah menerima laporan, kami langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim forensik RS Bhayangkara,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sementara dari kernet truk, korban diduga nekat mengakhiri hidup akibat persoalan utang. Bahkan, menurut pengakuan kernet, korban kerap mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidup.

“Diduga karena masalah utang. Menurut pengakuan kernetnya, korban beberapa kali mengungkapkan niat bunuh diri,” ujarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan latar belakang serta penyebab pasti peristiwa tersebut.

(Zainal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *