JAKARTA — Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat mengakibatkan banjir merendam ratusan rumah warga di RT 15 RW 12, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, pada Senin (12/1/2026). Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga mencapai pinggang orang dewasa.
Selain merendam permukiman, banjir juga menyisakan persoalan lanjutan berupa tumpukan sampah. Berdasarkan pantauan tegaknews di lokasi, sampah tampak menumpuk di gorong-gorong Jalan Haji Jairi, diduga terbawa arus air saat banjir terjadi.
Tumpukan sampah tersebut didominasi oleh limbah plastik, sisa perabot rumah tangga, serta sampah rumah tangga lainnya. Kondisi ini menimbulkan bau tidak sedap dan dikhawatirkan dapat menghambat aliran air.
Salah seorang warga setempat, Iin, mengatakan sampah berasal dari tempat penampungan sampah milik warga yang hanyut terbawa arus banjir.
“Sampah warga yang ditaruh di tong sampah atau di depan rumah masing-masing hanyut terbawa banjir. Akhirnya menumpuk di gorong-gorong yang mengarah ke kali,” ujar Iin.
Warga lainnya, Satmar, menyebut kondisi tersebut kerap terjadi setiap kali banjir melanda wilayah tersebut. Menurutnya, tumpukan sampah hampir selalu muncul di sekitar mulut gorong-gorong setelah banjir surut.
“Biasanya kalau habis banjir, sampah menumpuk di pojokan. Nanti akan diangkut menggunakan truk sampah dari pihak Kelurahan Kapuk,” jelas Satmar.
(jainal)













